Erling Haaland yang harus absen lama setelah cedera dalam pertandingan para manajer Fantasy Premier League harus berjuang keras mencari penggantinya.
Jadi, siapa yang bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain Norwegia itu, yang telah mengumpulkan 148 poin sejauh musim ini? MANCITY FAN, akan membahas informasi menarik mengenai manchester city hari ini, simak pembahasan ini.
Strategi Pengganti Erling Haaland di Fantasy Premier League
Absennya Erling Haaland akibat cedera telah menciptakan tantangan signifikan bagi para manajer Fantasy Premier League (FPL). Dengan perolehan 148 poin, Haaland menjadi andalan tim, sehingga penggantinya harus dipertimbangkan dengan cermat. Artikel ini mengulas lima opsi potensial, di luar nama-nama populer seperti Alexander Isak dan Chris Wood, yang sudah banyak dimiliki.
Memilih pengganti yang tepat memerlukan analisis mendalam terhadap statistik pemain, jadwal pertandingan, dan potensi keuntungan yang dapat diraih. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan faktor diferensiasi, yaitu memilih pemain yang tidak terlalu banyak dimiliki oleh manajer lain, sehingga dapat memberikan keunggulan kompetitif. Dengan strategi yang tepat, kekosongan yang ditinggalkan Haaland dapat diisi dengan efektif.
Analisis ini akan memberikan wawasan berharga bagi para manajer FPL dalam membuat keputusan strategis. Setiap opsi pengganti akan dievaluasi berdasarkan harga, kepemilikan, performa terkini, dan prospek pertandingan mendatang. Dengan informasi ini, manajer dapat mengoptimalkan tim mereka dan tetap bersaing di FPL.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Opsi Pengganti Potensial Marmoush dan Mateta
Omar Marmoush dari Manchester City, dengan harga £7,4 juta dan kepemilikan 18,8%, muncul sebagai pilihan yang menarik. Sebagai pemain yang telah berinteraksi dengan Haaland sejak kedatangannya di bulan Januari, Marmoush kini memiliki kesempatan untuk bersinar sebagai ujung tombak tim. Keterlibatan dalam lima gol dalam enam pertandingan liga menunjukkan potensi besar yang dapat ia maksimalkan dengan harga yang relatif terjangkau. Pertandingan melawan Leicester City dan potensi double gameweek melawan Everton dan Aston Villa menjadi daya tarik tambahan.
Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace, dengan harga £7,6 juta dan kepemilikan 9,6%, menawarkan opsi yang lebih berisiko namun dengan potensi imbalan yang tinggi. Kembalinya Mateta dari cedera kepala untuk memimpin lini depan Palace, didukung oleh pemain-pemain kreatif seperti Ismaïla Sarr dan Eberechi Eze, dapat menjadi formula kesuksesan. Jadwal pertandingan yang menarik, termasuk laga tandang melawan Southampton dan double gameweek yang dikonfirmasi, menjanjikan potensi poin yang signifikan.
Keputusan memilih Marmoush atau Mateta bergantung pada profil risiko manajer FPL. Marmoush menawarkan stabilitas dan potensi yang terukur, sementara Mateta menjanjikan ledakan poin yang lebih besar dengan risiko yang lebih tinggi. Pertimbangan cermat terhadap gaya bermain dan tujuan tim akan membantu manajer dalam membuat pilihan yang optimal.
Baca Juga: Abdukodir Khusanov Telah Bersinar di Klub Manchester City
Pilihan Menengah Joao Pedro dan Ollie Watkins
Joao Pedro dari Brighton, dengan harga £5,6 juta dan kepemilikan 14,8%, seringkali dianggap sebagai pilihan yang jelas. Namun kepemilikannya yang relatif rendah menunjukkan potensi yang belum sepenuhnya dieksplorasi. Meskipun gol-golnya datang secara sporadis, peningkatan performa Brighton dalam serangan, dengan menempati posisi kedua dalam expected goals (xG) dan mencetak 13 gol sejak Februari, menjadikannya opsi yang menarik. Jadwal pertandingan yang menguntungkan melawan tim-tim dengan expected goals conceded (xGC) terendah sejak Februari semakin meningkatkan daya tariknya.
Ollie Watkins dari Aston Villa, dengan harga £8,9 juta dan kepemilikan 18,1%, merupakan opsi termahal dalam daftar ini, tetapi juga yang paling dapat diandalkan. Watkins menduduki peringkat keempat dalam perolehan poin di antara para penyerang FPL musim ini dan terus menjadi andalan dalam serangan Villa. Dukungan dari pemain-pemain kreatif dan potensi double gameweek di gameweek 33 menjadikannya investasi yang menjanjikan.
Memilih antara Joao Pedro dan Ollie Watkins memerlukan pertimbangan anggaran dan prioritas tim. Joao Pedro menawarkan potensi nilai yang tinggi dengan harga yang lebih rendah, sementara Watkins memberikan jaminan performa yang konsisten dengan harga yang lebih mahal. Analisis mendalam terhadap kebutuhan tim dan ketersediaan anggaran akan membantu manajer dalam membuat keputusan yang tepat.
Pilihan Diferensial Evanilson
Evanilson dari Bournemouth, dengan harga £5,7 juta dan kepemilikan 3,3%, merupakan pilihan yang paling berisiko, tetapi menawarkan potensi diferensiasi yang signifikan. Dengan Bournemouth berjuang untuk mengamankan tempat di Eropa, Evanilson akan terus memimpin lini depan.
Pertandingan melawan Ipswich Town, West Ham United, dan Fulham di kandang menawarkan peluang untuk mencetak poin. Namun sementara kepemilikannya yang rendah memberikan potensi keuntungan besar bagi manajer yang berani mengambil risiko. Keputusan untuk memilih Evanilson sebagai pengganti Haaland mencerminkan strategi yang berani dan berorientasi pada diferensiasi.
Meskipun performanya tidak sekonsisten opsi lain, potensi ledakan poin dan kepemilikan yang rendah dapat memberikan keunggulan yang signifikan dalam liga FPL. Manajer yang memilih Evanilson harus siap menghadapi risiko, tetapi juga berpotensi meraih imbalan yang besar. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik mancityfantv.com.